Home » Startup Ini Kolaborasi Demi Dorong UMKM Lokal!
Berita Lokal

Startup Ini Kolaborasi Demi Dorong UMKM Lokal!

Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menggandeng sejumlah startup agar bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) semakin berkembang. Terutama UMKM di sektor produksi seperti pertanian dan perikanan.

Sebagai salah satu roda penggerak ekonomi nasional, pemasaran produk lokal perlu mendapatkan perhatian.

Mulai dari sisi produksi hingga konsumsi sehingga bisa mempengaruhi daya beli konsumen agar ekonomi nasional bisa kembali pulih.

Mapan yang merupakan sebuah teknologi berbasis jaringan kemitraan, mendorong perkembangan ekosistem jual beli produk lokal dengan menggandeng Bliblli.com, Kaya.ID, dan Kementrian Menko Maritim dan Investasi.

CEO Mapan Hendra Tjanaka mengatakan bahwa seiring dengan ajakan pemerintah untuk Bangga Buatan Indonesia, kerja sama ini diharapkan bisa memperkuat ekosistem jual beli produk lokal dengan strategi bisnis berbasis kolektivisme.

“Tidak hanya mendukung agar mitra kami bisa berpenghasilan, namun juga perlu disiapkan ekosistem yang kuat mulai dari sisi konsumen, distribusi, dan produsen produk lokal mulai dari UMKM hingga pabrik,” kata Hendra secara virtual, Kamis 3 Juni 2021.

Di masa pandemic Covid – 19 ini, ekosistem digital sangat berperan krusial dalam mengakomodir seluruh pelaku usaha jual beli produk lokal mulai dari mitra penjual, konsumen, hingga produsen produk okal agar maju.

Dengan begitu, UMKM bisa setara dan bisa bersaing dengan produsen besar. Deputi Ekonomi Kreatif Menko Maritim dan Investasi Odo R M Manuhutu mengatakan, sinergi dari tiga startup ini memiliki peran yang sesuai dengan industrinya masing-masing guna mendukung ekosistem yang kuat.

Menurut dia, dengan jaringan kemitraan lebih dari 250.000 pada ekosistem Mapan, bisa menjadi agen distribusi dan pemasaran.

Sementara itu, Blibli sebagai platform e-commerce bisa menawarkan sistem pengadaan dan supply chain yang transparan dan efisien bagi produsen lokal.

Demikian juga dengan Kaya.ID yang bisa berperan sebagai inkubator merek UMKM dalam membantu menjamin kualitas produk dan mengembangkan brand UMKM dalam upaya mendukung produsen lokal sehingga masyarakat Indonesia bisa mendapatkan produk lokal berkualitas dan bangga menggunakan merek lokal.

“Oleh karena itu, kami mendukung dan mengapresiasi gerakan kolektivisme 3 startup lokal yang digagas oleh Mapan, Blibli dan Kaya.ID. Ini juga merupakan bukti bahwa dengan melalui gotong royong, kita mampu memperluas jangkauan dan memberikan dampak lebih mendalam,” ujar Odo.

Sebagai informasi, hingga April 2021 mitra usaha Mapan mampu menjual lebih dari 82 persen produk lokal, dengan total penghasilan hingga Rp 2,5 juta per bulannya.

Hendra berharap, para pelaku di ekosistem usaha jual-beli dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendaftar menjadi mitra penjual, khususnya produk lokal.

“Kami harap inisiatif ini bisa membawa dampak positif bagi para pengusaha swasta yang ingin mendukung ekosistem ini dalam memberikan akses pendapatan dan keberlangsungan bagi Mitra Usaha kami dan bagi para produsen produk lokal,” kata Hendra.